Posts

Contoh Esau (Peringatan Bagi Orang-orang Yang Menjual Imannya)

CONTOH ESAU (PERINGATAN BAGI ORANG-ORANG YANG MENJUAL IMANNYA)   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   “Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan. Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata” (Ibrani 12:16-17).   PENDAHULUAN Contoh Esau mengillustrasikan orang-orang berdosa yang menolak Kristus, dan juga menggambarkan orang-orang yang awalnya mengaku Kristen tetapi akhirnya menjual imannya karena terpikat oleh kilauan dunia. Kitab Kejadian memberikan latar belakang tentang Esau kepada kita. “ Pada suatu kali Yakub sedang memasak sesuatu, lalu datanglah Esau dengan lelah dari padang. Kata Esau kepada Yakub: ‘Berikanlah kiranya aku menghirup sedikit dari yang merah-merah itu, karena aku lelah.’ Itulah seb...

Jamahan Yang Menyelamatkan

JAMAHAN YANG MENYELAMATKAN   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   27   Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya. 28   Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” 29   Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya. 30   Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?” 31   Murid-murid-Nya menjawab: “Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?” 32   Lalu Ia memandang sekeliling-Nya untuk melihat siapa yang telah melakukan hal itu. 33   Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di de...

Dengan Iman Menjalani Lembaran Baru

DENGAN IMAN MENJALANI LEMBARAN BARU   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan     1    Sesudah Musa hamba TUHAN itu mati, berfirmanlah TUHAN kepada Yosua bin Nun , abdi Musa itu, demikian: 2   “Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu. 3   Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa. 4   Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat, seluruh tanah orang Het, sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu. 5   Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau. 6...

Burung Gagak dan Burung Merpati dalam Peristiwa Air Bah

BURUNG GAGAK DAN BURUNG MERPATI DALAM PERISTIWA AIR BAH   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   6   Sesudah lewat empat puluh hari, maka Nuh membuka tingkap yang dibuatnya pada bahtera itu. 7   Lalu ia melepaskan seekor burung gagak; dan burung itu terbang pulang pergi, sampai air itu menjadi kering dari atas bumi. 8   Kemudian dilepaskannya seekor burung merpati untuk melihat, apakah air itu telah berkurang dari muka bumi. 9   Tetapi burung merpati itu tidak mendapat tempat tumpuan kakinya dan pulanglah ia kembali mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu, karena di seluruh bumi masih ada air; lalu Nuh mengulurkan tangannya, ditangkapnya burung itu dan dibawanya masuk ke dalam bahtera. (Kejadian 8:6-9)   PENDAHULUAN Mungkin banyak orang yang sulit menerima bahwa peristiwa air bah yang dicatat dalam Alkitab memang benar-benar terjadi. Karenanya mereka tidak mudah memahami apa yang dicatat dalam Kejadian pasal tujuh dan delapan tentang ai...

Hari Pertama Penciptaan

HARI PERTAMA PENCIPTAAN   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   “ Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah: ‘Jadilah terang.’ Lalu terang itu jadi ”. (Kejadian 1:1-3)   PENDAHULUAN The Genesis Record adalah satu-satunya tafsiran dari keseluruhan Kitab Kejadian yang ditulis oleh ilmuwan yang percaya tentang penciptaan (creationist scientist), Dr. Henry M. Morris. Beliau menulis tafsiran ini dengan keyakinan bahwa sebelas pasal pertama dari Kitab Kejadian mencatat sejarah yang benar-benar pernah terjadi sama seperti halnya pasal-pasal berikutnya. Keyakinan ini tidak hanya didasarkan pada iman saja, namun juga melalui studi bertahun-tahun   tentang aspek ilmiah dari catatan Kitab Kejadian. Dalam bukunya tersebut, Dr. Morris menuntun pembaca menelusuri catatan historis tentang sejarah permulaan bumi ini, menye...

Firman Itu Telah Menjadi Manusia

FIRMAN ITU TELAH MENJADI MANUSIA   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan “ Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran ” (Yohanes 1:14). PENDAHULUAN Pada Natal pertama, Raja Herodes “ mencari Anak itu untuk membunuh Dia ” (Mat. 2:13). Di zaman akhir ini juga setiap tahun pada hari Natal banyak orang di dunia ini menolak Yesus. Bagi mereka Natal hanyalah suatu ‘hari libur’ belaka, hanya merupakan suatu waktu untuk pergi liburan atau tamasya atau mabuk-mabukan. Namun bagi orang-orang yang menerima Kristus, adalah waktunya untuk berada di gereja di hari/minggu Natal, dan merenungkan bahwa “ Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran ” (nas). Ini adalah salah satu ayat yan...

Herodes (Pembantaian Anak-anak Tak Berdosa di Betlehem)

  HERODES (PEMBANTAIAN ANAK-ANAK TAK BERDOSA DI BETLEHEM)   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan “Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.” (Matius 2:16)   PENDAHULUAN Betlehem adalah kota kecil yang hanya sekitar lima mil jauhnya dari Yerusalem. Yusuf dan Maria telah melakukan perjalanan dari kampungnya di Nazaret jauh di sebelah utara. Mereka pulang ke Betlehem untuk mendaftarkan diri dalam sensus yang diadakan kala itu karena mereka adalah keturunan Daud, yang pernah dilahirkan di Betlehem ribuan tahun sebelumnya. Yesus lahir ketika mereka berada di sana. Semua ini terjadi pada masa pemerintahan Raja Herodes Agung. Herodes bukanlah keturunan orang Yahudi. Ia adalah keturunan Esau, orang Edom, atau Edumia. Nenek moyangnya te...