Posts

Hidup dalam Roh

HIDUP DALAM ROH   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   6   Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. 7   Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. 8   Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. 9   Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. 10   Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. 11   Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu. (Roma 8:6-11) ...

Kriteria Allah vs. Standar Manusia

KRITERIA ALLAH Vs. STANDAR MANUSIA   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   1   Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku.” 2   Tetapi Samuel berkata: “Bagaimana mungkin aku pergi? Jika Saul mendengarnya, ia akan membunuh aku.” Firman TUHAN: ”Bawalah seekor lembu muda dan katakan: Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN. 3   Kemudian undanglah Isai ke upacara pengorbanan itu, lalu Aku akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kauperbuat. Urapilah bagi-Ku orang yang akan Kusebut kepadamu.” 4   Samuel berbuat seperti yang difirmankan TUHAN dan tibalah ia di kota Betlehem. Para tua-tua di kota itu datang mendapatkannya dengan gemetar dan berkata: “Adakah kedatanganmu ini membaw...

Jalan Yang Baru dan Yang Hidup

JALAN YANG BARU DAN YANG HIDUP   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   19   Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, 20   karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri, 21   dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah. 22   Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni. 23   Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia. 24   Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. 25   Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marila...

Ia Akan Menggenggam Erat Kita

IA AKAN MENGGENGGAM ERAT KITA   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   “ Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku . Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. ” (Yohanes 10:28-29)   PENDAHULUAN Yesus menyatakan dengan tegas bahwa Ia dan Bapa satu adanya. Kesatuan-Nya dengan Bapa inilah yang menjadi dasar mengapa orang percaya dapat beroleh bagian dalam hidup kekal dan juga ada dalam kesatuan dengan Bapa. Hubungan yang sangat erat antara Yesus dengan Bapa-Nya menjadi analogi hubungan Yesus dengan orang-orang percaya. Yesus mengenal domba-domba-Nya dan domba-domba-Nya mengenal Yesus. ‘Mengenal’ menandakan adanya relasi yang sangat intim dan bersifat pribadi. Relasi ini sedemikian intimnya sehingga kedua pihak yang saling mengenal dapat dikatakan sejiwa (s...

Mengapa Mencari Dia Yang Hidup di Antara Orang Mati?

MENGAPA MENCARI DIA YANG HIDUP DI ANTARA ORANG MATI?   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit” (Lukas 24:5-6).   PENDAHULUAN Kalangan Muslim, terutama golongan radikal atau ekstrimis, tidak percaya bahwa Yesus mati disalibkan. Bukan hanya mereka saja, bahkan sebagian cendekiawan liberal dari Dunia Barat juga berkata bahwa Yesus tidak mati disalibkan. Namun anggapan mereka sangat tidak masuk akal dengan memperhatikan proses penghukuman Yesus, yaitu dicambuk, disesah, dipakukan kedua kaki dan tangan-Nya di kayu salib, dan ditombak lambung-Nya. Yang pasti, Ia telah mati untuk membayar lunas hutang dosa kita dan untuk mengalami murka Allah atas dosa manusia. Namun sekarang Ia telah bangkit, hidup kembali secara fisik dari kematian mengalahkan dosa, maut dan neraka. Dan para malaikat berkata kepada wanita-wanita yang datang ke kubur-Nya, “ Mengapa kamu mencari Dia ya...

Jawaban Yesus

JAWABAN YESUS   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   “Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati, tetapi mereka tidak memperolehnya, walaupun tampil banyak saksi dusta. Tetapi akhirnya tampillah dua orang, yang mengatakan: ‘Orang ini berkata: Aku dapat merubuhkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari.’ Lalu Imam Besar itu berdiri dan berkata kepada-Nya: ‘Tidakkah Engkau memberi jawab atas tuduhan-tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?’ Tetapi Yesus tetap diam” . (Matius 26:59-63)   PENDAHULUAN Kristus telah ditangkap malam itu di Taman Getsemani. Para penjaga membawanya ke hadapan Sanhedrin (Majelis Agama Yahudi), dewan imam dan para ahli Taurat. Para pemimpin agama ini ingin menghukum Yesus. Mereka memiliki orang-orang jahat yang siap menjadi saksi dusta untuk menyerang Yesus. Saksi-saksi dusta mereka itu mengatakan bahwa Yesus mengklaim bahwa Dia dapat merubuhkan Bait...

Yudas Berjalan Sendiri Menuju Malam Gelap

YUDAS BERJALAN SENDIRI MENUJU MALAM GELAP   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   “Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: ‘Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera.’ Tetapi tidak ada seorangpun dari antara mereka yang duduk makan itu mengerti, apa maksud Yesus mengatakan itu kepada Yudas. Karena Yudas memegang kas ada yang menyangka, bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin. Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam”. (Yohanes 13:27-30)   PENDAHULUAN Berbeda dengan murid-murid lainnya, Yudas sama seperti manusia modern. Dia mengasingkan diri dari perkumpulan murid-murid Yesus, dan dari Kristus sendiri. Dia menjadi seorang figur yang terisolasi, berjalan sendiri melewati malam. Dia sama seperti salah satu dari karakter eksistensialis dalam cerita yang dikarang oleh Ernest Hemingway. Hemingway send...

Pemberitaan Tentang Salib

PEMBERITAAN TENTANG SALIB   Oleh: Pnt. Drs. Beltasar Pakpahan   “ Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia. Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah ”. (1 Korintus 1:17-18).   PENDAHULUAN Mengapa perlu mendoakan, memikirkan, mendukung, dan terlibat dalam pewartaan Injil? Jawabnya sederhana dan gamblang. Karena inti kabar baik Injil adalah salib Yesus. Jika ada jalan keluar lain bagi masalah hakiki manusia, mengapa sampai Yesus rela disalibkan? Jika ada cara yang dapat memberikan jaminan hidup kekal, mengapa Yesus harus mati? Salib membentangkan hati Allah kepada manusia, tetapi juga menelanjangi keadaan riil hati manusia. Hikmat dan kebijaksanaan manusia tak akan memampukan orang untuk mengenal Kristus, juga tidak ...